membuat website
5 Tips Membuat Website yang Mudah Dibuka di Perangkat Mobile

Selamat datang di dunia digital, di mana keberadaan website yang ramah mobile bukan lagi opsional, melainkan suatu keharusan. Jangan khawatir, kami di sini untuk membantu Anda memahami pentingnya membuat website yang ramah mobile dan bagaimana caranya. 

Seperti yang kami semua tahu, penggunaan smartphone telah melonjak pesat dalam dekade terakhir. Menurut laporan Statista tahun 2021, hampir 4,28 miliar orang di seluruh dunia menggunakan smartphone. Dengan angka sebesar itu, sudah pasti banyak pengunjung website Anda yang mengakses melalui perangkat mobile mereka. 

Mari kita mulai perjalanan ini dengan semangat dan kegembiraan, di mana kita akan belajar bagaimana meningkatkan website Anda menjadi lebih ramah mobile dan secara signifikan memperbaiki pengalaman pengguna.

Membuat Website Menggunakan Responsif Desain Web

Ketika Anda menavigasi web dengan ponsel, bukankah hal yang sangat frustrasi ketika Anda harus memperbesar dan memperkecil tautan atau teks agar bisa dibaca? Apakah pouch Anda juga merasakan frustrasi yang sama saat mengunjungi website Anda? 

Merespons permasalahan kritis ini, membuat website yang ramah mobile menjadi sangat penting. Sebuah desain web yang responsif akan secara otomatis menyesuaikan tampilan dan layoutnya berdasar ukuran layar pengguna. 

Apakah Anda masih bingung bagaimana membuatnya? jangan khawatir, kita akan memandu setiap langkah Anda. 

  1. Pilih Layout yang Fleksibel: Layout yang fleksibel memungkinkan konten Anda menyesuaikan dengan berbagai ukuran layar. Misalkan di layar lebar, konten ditampilkan dalam beberapa kolom, sedangkan di layar sempit, konten menjadi satu kolom saja.
  2. Gunakan Gambar yang Responsif: Seperti halnya dengan layout, gambar juga harus bisa beradaptasi dengan berbagai ukuran layar. Pastikan gambar Anda tidak melebihi lebar layar sehingga tidak memeras layout Anda.
  3. Prioritaskan Kecepatan: Pengguna mobile biasanya lebih menuntut dalam hal kecepatan. Optimalisasi kecepatan website Anda dengan mengurangi ukuran file dan memaksimalkan kecepatan server.

Untuk mengaplikasikan konsep-konsep di atas, Anda akan memerlukan pengetahuan tentang CSS, khususnya tentang properti seperti media queries dan flexible grid. Jika Anda merasa perlu bantuan, kami menyarankan untuk mencari seorang web developer profesional yang dapat membuat website Anda menjadi ramah mobile. 

Ingatlah, kepuasan pengguna adalah prioritas utama. Jika website Anda mudah diakses dan dilihat dengan nyaman di ponsel, peluang pengguna berkunjung dan bertahan di website Anda akan lebih besar. 

Nah, sekarang apa langkah selanjutnya? Selain melaksanakan prinsip-prinsip ini, ada banyak teknik dan alat lain yang dapat membantu memaksimalkan pengalaman pengguna ponsel di website Anda. Mari kita bahas pada bagian berikutnya.

Menghindari Penggunaan Flash dan Pop-up Mengganggu dalam Membuat Website

Dengan semakin banyaknya pengguna yang memilih untuk menjelajah internet melalui perangkat mobile, penting bagi Anda untuk memastikan bahwa website Anda dioptimalkan untuk pengalaman pengguna yang maksimal. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menghindari penggunaan flash dan pop-up yang mengganggu. 

Sejak pertama kali muncul pada 1990-an, Flash telah menjadi bagian populer dari banyak website. Namun, teknologi ini tidak ramah terhadap perangkat mobile. Bahkan, banyak perangkat mobile tidak mendukung flash sama sekali, yang berarti bahwa pengguna mobile yang mengunjungi website Anda mungkin tidak akan dapat mengakses semua konten. 

Pop-up juga dapat menjadi hambatan bagi pengguna mobile. Jendela ini sering muncul secara tak terduga dan memenuhi layar, membuat sulit untuk mengakses konten yang sebenarnya ingin dilihat oleh pengguna. Menggantinya dengan banner atau pesan lain yang lebih ramah mobile bisa menjadi solusi yang lebih baik. 

Berikut adalah beberapa tip yang dapat Anda gunakan untuk menghindari penggunaan flash dan pop-up yang mengganggu: 

  1. Mengganti Flash dengan HTML5: HTML5 merupakan standar web terkini yang didukung oleh hampir semua browser modern, termasuk yang ada di perangkat mobile. Dengan menggunakan HTML5, Anda bisa memastikan bahwa semua pengguna dapat mengakses konten website Anda, tidak peduli perangkat apa yang mereka gunakan.
  2. Gunakan banner atau pesan lain, bukan pop-up: Pop-up bisa sangat mengganggu dan membuat pengguna pergi dari website Anda. Gunakan banner atau pesan lain yang lebih sedikit mengganggu dan lebih ramah mobile.

Penting bagi Anda untuk memberikan pengalaman pengguna yang sebaik mungkin kepada pengguna mobile. Dengan menghindari Flash dan pop-up yang mengganggu, Anda membuka pintu untuk lebih banyak pengunjung dan mungkin lebih banyak bisnis. Kita semua tahu betapa berharganya pelanggan yang puas dan kembali lagi dan lagi.

Menyesuaikan Ukuran Teks dan Tombol dalam Membuat Website

Kini, anda telah memahami bagaimana merancang desain web yang responsif dan menghindari gangguan seperti penggunaan flash dan pop-up yang dapat mengganggu pengguna. Tetapi perjalanan anda masih panjang, dan langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menyesuaikan ukuran teks dan tombol pada website anda. Ini merupakan hal yang penting untuk membuat website anda menjadi ramah mobile, karena pengguna akan merasa nyaman dan mudah saat mengakses website anda melalui perangkat mobile mereka. 

Ukuran teks yang benar akan membantu pengunjung anda untuk membaca konten tanpa harus scrolling atau zoom in dan out. Ingat, anda menginginkan pengguna untuk menghabiskan waktu mereka menjelajahi konten website anda, bukan berjuang untuk membaca teks yang terlalu kecil. Jadi, berikut beberapa tips yang dapat anda lakukan: 

  1. Gunakan ukuran teks minimal 14px untuk konten utama – Meskipun ini bisa disesuaikan tergantung pada font yang anda gunakan, umumnya ukuran 14px mudah dibaca pada perangkat mobile.
  2. Pisahkan paragraf dengan spasi – Spasi tambahan antara paragraf dapat membuat teks lebih mudah untuk dilihat dan diolah oleh pembaca.

Selanjutnya, ukuran tombol juga harus menjadi perhatian. Dalam desain yang ramah mobile, penting untuk mempertimbangkan ukuran dan ruang pada layar touch screen. Untuk itu, berikut beberapa saran yang dapat anda coba: 

  • Ukuran tombol harus cukup besar – Pengguna harus dapat dengan mudah mengetuk tombol dengan jari mereka. Google merekomendasikan ukuran minimum 48 pixel persegi.
  • Tambahkan jarak antara tombol – Dengan memberikan ruang antara tombol, pengguna tidak akan mengetuk secara tidak sengaja tombol yang tidak mereka inginkan.

Menyesuaikan ukuran teks dan tombol pada website anda tidak hanya membuatnya ramah mobile tetapi juga akan meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Bahkan, hal ini dapat mempengaruhi seberapa lama dan seberapa sering pengguna anda menggunakan swebsite anda. Jadi, jangan lupakan hal ini dalam proses desain website anda.

Mengoptimalkan Kecepatan Memuat Halaman

Ketika menggunakan internet melalui perangkat mobile, kecepatan memuat halaman adalah faktor yang sangat berpengaruh dalam pengalaman pengguna. Anda tentu tidak ingin pengunjung website Anda menunggu terlalu lama hanya untuk membuka satu halaman, bukan? Oleh karena itu, mengoptimalkan kecepatan memuat halaman adalah hal krusial yang perlu Anda perhatikan. 

Coba renungkan: Bagaimana Anda merasa ketika sebuah halaman membutuhkan lebih dari beberapa detik untuk dimuat? Sangat mungkin rasa frustrasi mulai muncul dan Anda memilih untuk meninggalkan website tersebut. Ini adalah hal yang jelas-jelas Anda hindari untuk pengunjung website yang Anda bangun. 

Akibatnya, tidak hanya mempengaruhi pengalaman pengguna, kecepatan memuat halaman juga berpengaruh langsung terhadap peringkat SEO Anda. Google telah membuat kecepatan website sebagai salah satu faktor peringkat di pencarian mereka. Jadi, semakin cepat website Anda dimuat, semakin baik posisi website Anda di hasil pencarian Google

Bagaimana Optimalkan Kecepatan Memuat Halaman? 

Pertama, Anda perlu menguji kecepatan website Anda. Ada banyak alat online gratis yang dapat Anda gunakan untuk ini, seperti Google PageSpeed Insights atau GTMetrix. Alat-alat ini tidak hanya memberikan skor kecepatan website Anda, tetapi juga memberikan saran tentang apa yang bisa Anda lakukan untuk memperbaikinya. 

  • Reducing Image Sizes: Gambar dan grafis yang berukuran besar bisa sangat mempengaruhi kecepatan website Anda. Anda bisa mengurangi ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya dengan menggunakan pemampat gambar.
  • Minimize Javascript and CSS: Meminimalkan file Javascript dan CSS dapat membantu mempercepat waktu memuat halaman. Ada alat dan plugin yang dapat Anda gunakan untuk melakukan ini.
  • Enable Caching: Mengaktifkan caching di website Anda dapat membantu mempercepat waktu memuat halaman bagi pengunjung yang kembali. Ini karena browser mereka akan memuat sebagian besar konten dari cache daripada memuat semuanya dari server.

Dengan mengoptimalkan kecepatan memuat halaman, Anda tidak hanya akan meningkatkan pengalaman pengguna tetapi juga memperbaiki peringkat SEO Anda. Percaya atau tidak, semua ini berdampak besar pada keberhasilan website Anda.

Menerapkan Desain yang Sederhana dan Minimalis dalam Membuat Website

Anda pasti sering mendengar istilah “kurang adalah lebih”, bukan? Ini juga berlaku dalam merancang website mobile-friendly. Minggu ini, kita akan membahas pentingnya menerapkan desain yang sederhana dan minimalis dalam membuat website yang ramah mobile. 

Bayangkan anda berada di pusat perbelanjaan besar. Dengan penuh semangat anda memasuki toko yang penuh sesak dengan barang, ratusan produk berdesakan di rak, tidak ada ruang kosong medan mata anda hampir sulit menemukan apa yang anda cari. Anda jelas akan merasa stres dan mungkin memilih untuk meninggalkan toko tersebut bukan? 

Nah, website yang rumit dan penuh dengan informasi yang tidak penting mirip dengan toko tersebut. Pengguna yang mencoba untuk navigasi akan merasa frustrasi dan mungkin memilih untuk menutup halaman tersebut. Di sisi lain, website dengan desain minimalis dan sederhana mirip dengan toko yang rapi dan well-organized. Setiap produk atau informasi mudah ditemukan dan pengguna merasa nyaman saat berada di website tersebut. 

Desain web yang sederhana dan minimalis adalah tentang memisahkan konten penting dari yang tidak. Berikut adalah beberapa cara untuk melakukannya: 

  1. Prioritaskan konten Anda: Tidak semua konten Anda harus ditampilkan di halaman utama. Sebaliknya, pilih konten yang paling penting dan relevan untuk pengguna Anda dan letakkan di area yang mudah dilihat dan diakses.
  2. Gunakan whitespace: Whitespace atau ruang kosong adalah teman terbaik desainer web. Dengan tidak memadatkan elemen, whitespace memberikan ‘napas’ bagi desain Anda dan membantu pengguna fokus pada konten yang penting.
  3. Pilih warna dan font yang cocok: Warna dan font yang sederhana dan mudah dibaca akan mempermudah pengguna dalam menavigasi website Anda. Hindari penggunaan warna yang mencolok dan font yang sulit dibaca.

Ingatlah, tujuan utama Anda adalah mempermudah pengguna dalam menemukan informasi yang mereka butuhkan. Dengan desain yang sederhana dan minimalis, Anda tidak hanya membuat website Anda lebih menarik secara visual, tetapi juga meningkatkan pengalaman pengguna dan meningkatkan jumlah kunjungan dan interaksi website Anda.

Related Articles

Dalam dunia desain web, tipografi bukan hanya tentang pemilihan jenis huruf yang menarik secara visual, tetapi juga tentang cara menyampaikan..
Internet telah menjadi makanan sehari-hari bagi sebagian masyarakat Indonesia. Dengan internet, semua informasi yang dibutuhkan sudah tersedia. Terkadang, ada beberapa..
Jaman digital ini membuat hampir semua urusan termasuk bisnis yang mendatangkan uang dilakukan dengan cara online. Nah, untuk itu Anda..
Dalam era digital yang terus berkembang, sebuah website bukan lagi sekadar menjadi alat untuk mencari informasi. Website juga telah menjadi..
Selamat datang di dunia desain web, di mana ide dan kreativitas Anda dapat bertransformasi menjadi suatu halaman web yang menarik..