Prediksi Trend Content Marketing 2019

prediksi

Suatu revolusi di dalam dunia pemasaran digital terus saja berkembang dengan sangat pesat. Dikarenakan banyaknya teknologi teknologi terbaru terus saja bermunculan dan teknik periklanan di dunia digital yang terus berevolusi. Berusaha agar tetap terus menjadi yang terdepan dan juga dapat melihat ke depan agar dapat mengambil langkah dengan sigap dan baik.

Pemasaran digital merupakan langkah yang cepat dan dinamis bagi para pemasar untuk tetap berada di depan dalam persaingan mereka, Meningkatkan suatu merek dan penjualan yang mereka butuhkan agar tetap mengikuti tren dalam dunia marketing. Di kesempatan kali ini saya akan membahas tentang trend content marketing 2019 :

 

Beberapa Prediksi Trend Teratas Dalam Content Marketing Menjelang Tahun 2019 yang akan datang

 

1. Video akan memimpin traffic di internet

Pada saat ini video sudah mulai masuk web sedikit demi sedikit, suatu fenenoma yang dikenali selama bertahun-tahun lalu ketika Washington Post menganalisa bahwa video akan mencangkup 80% dari semua traffic di internet pada tahun 2019 yang akan datang. Hal tersebut sangatlah masuk akal, dikarenakan rentang dari perhatian publik rata-rata sangatlah pendek, dan kebanyakan orang lebih menyukai untuk menonton video daripada membaca postingan artikel dari blog.

Dengan adanya hal itu , suatu merek akan antusias dan semakin berlomba-lomba untuk mempublikasikan video dari acara live dan juga langsung dari momen di balik layar. Kemungkinan mereka langsung membuat tips dan trik video atau apapun yang dapat mereka kumpulkan bersama dalam satu, dua, atau tiga menit potongan dari setip tips dan juga triknya. Tetapi, suatu pemasaran video hanya akan berhasil ketika mereka bisa memberikan apa yang diinginkan dan di harapkan oleh konsumen, apapun dan bagaimana mereka menginginkannya.

 

2. Virtual dan Augmented Realities

Tentunya kalian ingat tentang launching Game pokemon go pada tahun 2017. Game mungkin akan menjadi salah satu media penafirsir dari pemahaman tentang Augmentes Reality dan Virtual Reality (AR dan VR), hal ini juga akan menjadi peluang luar biasa bagi mereka agar untuk menggunakan teknologi yang satu ini agar dapat meningkatkan customer experiencenya.

Baru baru ini Nickelodeon juga telah memasuki tahap VR dan AR dengan menambahkan mode AR kepada aplikasi selulernya dan meluncurkan SlimeZone, “ pengalaman multiplayer pertama, pengalaman VR social. ”Dengan penambahan teknologi ini, chanel anak anak ini akan menjadikan anak anak tetap berada di dalam layanan meskipun sedang menghadapi berbagai gangguan dari tempat lain.

 

3. Strategi Pemasaran akan menjadi lebih kreatif dari sebelumnya

Seorang konsumen pada saat ini semakin tahan terhadap iklan, dan peningkatan pemblokir iklan yang dengan tiba tiba telah membuat semakin sulit bagi para pemasar untuk mengirimkan pesan pesan mereka. Jika pemasar ingin mengait atau menjangkau sebuah konsumen pada tahun 2019 yang akan datang, maka mereka harus berusaha lebih giat lagi untuk iklan mereka dan memadukannya secara alami ke dalam sebuah konten, jangan lupa untuk memasukkan iklan asli di dalamnya.

Iklan asli akan memberikan jeda yang sangat dibutuhkan seperti adanya iklan spanduk. Tetapi, dikarenakan brand telah bekerja mati matian agar tidak terlalu mengganggu dari sisi visual, mereka harus menghilangkan batas antara iklan asli dengan iklan tradisional.

 

4. Iklan terprogram akan menjadi biasa saja

Di tahun 2018 ini,, pertumbuhan iklan terprogram semakin pesat saja. Teknologi yang dulunya hanya diperuntukkan untuk pembelian media yang sedang semangat semangatnya dan diprediksikan akan dapat menghasilkan dua pertiga dari iklan tampilan digital dunia pada tahun 2019 yang akan datang.

Seorang pembeli dan juga penjual akan merasa sengat untuk berinvestasi pada pembelian iklan otomatis dan mereka akan berusaha untuk melakukannya. Tampilan digital ini sedang dalam perjalanan untuk menjadi 100% terprogram. Yang paling menarik disini ialah tentang bagaimana cara media tradisional akan mengikutinya? Kalian dapat berharap lebih, untuk melihat bagaimana pergeseran seperti ini dari programatik kepada media tradisional yang sudah mulai dibentuk pada tahun 2019 yang akan datang.

 

5. Suara akan menjadi alat pencarian pemasaran terbanyak

ComScore telah memikirkan bahwa pada 2020 yang akan datang, setengah dari semua permintaan pencarian akan lebih banyak yang berbasis suara. Prediksi yang menyebabkan pemasar cerdas untuk duduk dan selalu memperhatikannya.

Teknologi pengenalan suara ini sangat di harapkan dapat berkembang pesat dan lebih baik lagi, dan tentunya konsumen akan menyambut kenyamanan pencarian suara cerdas dengan senang hati. Pada saat ini orang orang biasanya sering menggunakannya ketika pada saat dalam keadaan tangan yang penuh atau ketika mereka sedang dalam keadaan mengemudi.

Akan tetapi pada saat tingkat akurasi kata semakin meningkat pada tahun depan dan akan membuat konsumen menjadi lebih terbiasa dengan berbagai kebutuhan mereka agar bisa terpenuhi, berharap untuk melihat merek yang bersaing di platform lain, karena mereka berjuang, bagaimana caranya bisa ditemukan dalam suatu pencarian suara.

 

6. Artificial intelligence (AI) Powered Solutions dimana mana dari usaha kecil hingga perusahaan besar

Jika pada tahun 2018 merupakan tahun perusahaan mulai bereksperimen dengan aplikasi kecerdasan buatan (Ai) dan pembelajaran mesin (ML), maka di tahun 2019 mungkin akan menjadi tahun yang cukup baik untuk mereka.

Dari chatbots otomatisasi proses robot, nilai dari efisiensinya akan lebih di tingkatkan, serta peningkatan produstivitas, dan kepuasan pelanggan yang semakin tinggi akan menjadi semakin jelas.

Di tahun 2019 yang akan datang, teknologi yang lebih banyak di dukung oleh AI akan membuat pemasaran yang lebih berpusat kepada para pelanggan untuk tingkatan yang lebih baru. Diferensiator besar, mengharapkan analisis yang lebih bagus atau lebih baik, peningkatan profil pelanggan dan juga tentunya strategi personalisasi yang lebih canggih lagi.

 

7. Sistem Komunikasi

Telah bertahun tahun pemasaran telah memiliki stigma negative di sekitarnya, pemasaran dan penjualan dianggap menipu karena janji-janji mereka yang berlebihan. Dengan hal itu konsumen menjadi sulit untuk terkesan dan akan lebih enggan untuk percaya begitu saja. Selain itu, informasi yang banyak, ulasan dan lain lain.

Yang tersedia bagi konsumen agar mereka dapat lebih mengerti kekurangan merek dan produk. Dengan cara mendorong saluran komunikasi antara dua arah terbuka dengan konsumen mereka dapat membantu untuk membentuk suatu hubungan yang lebih baik dan dapat membangun kepercayaan.

 

Cukup sekian pembahasan artikel kali ini, yaitu tentang Trend content marketing menjelang tahun 2019 yang akan datang. Semoga bermanfaat bagi kalian semua dan dengan informasi tersebut kalian diharapkan akan mengambil langkah yang lebih baik agar pada tahun 2019 dapat menjadi tahun yang bagus bagi kalian.

Semoga bermanfaat bagi kalian semua, dan jika dari kalian ada yang ingin ditanyakan, silahkan tanyakan di kolom komentar di bawah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *