investasi saham

Pemula, Pahami 5 Langkah Ini Saat Memulai Investasi Saham

Dalam menghimpun dana, cara setiap orang tentu berbeda-beda. Mulai dari menabung dengan cara tradisional, membuka deposito, hingga menggunakan investasi saham adalah beberapa langkah yang kini kerap digunakan. 

Apapun langkah yang dipilih tentu tergantung pada tujuan Anda. Jika menginginkan hasil keuntungan yang tinggi, tak ada salahnya memulai investasi saham. 

Namun, di balik hasil menguntungkan nyatanya ada segelintir risiko yang dapat Anda temui. 

Oleh karena itu, sebaiknya pahami 5 langkah berikut saat mulai berinvestasi. 

Memahami Esensi Investasi Saham

Selain adanya tujuan untuk mendapat keuntungan, Anda perlu lebih dahulu memahami esensi dalam berinvestasi saham. Dengan begitu, saat berinvestasi Anda tak akan salah dalam mengambil langkah. 

Pada dasarnya saat seseorang berinvestasi saham, maka ia mempunyai bagian dari perusahaan tersebut secara sah. Karena itu, Anda dapat meraih keuntungan disaat perusahaan tersebut menuai laba. 

Jika disederhanakan, Anda seolah menaruh percaya kepada sebuah badan usaha agar mampu memberi keuntungan. Dengan memahami esensi tersebut, Anda diharapkan mampu memilih dan mengatur strategi saat berinvestasi saham. 

Memilih Saham yang Dikelola Manajer Investasi

Khusus yang baru terjun dalam dunia saham, Anda bisa lebih dahulu memilih saham yang dikelola manajer investasi. Manajer investasi di sini merupakan seseorang yang dipercaya mengatur beberapa akun pemegang saham. 

Umumnya, manajer investasi dinilai jeli dalam menilai kondisi pasar saham. Manajer investasi juga rutin membuat rincian statistik 10 saham teratas. 

Data inilah yang dapat Anda jadikan acuan saat memilih saham. Langkah ini bisa menjadi salah satu cara aman untuk investasi saham pemula. 

Cermat Memilih Pasar Saham

Meski begitu, Anda tak selamanya perlu mengikuti arus yang dibuat manajer investasi. Pasalnya, tujuan investasi saham setiap orang berbeda-beda. 

Mulai dari investasi saham jangka panjang, jangka singkat, keuntungan besar, hingga memilih saham yang minim risiko adalah beberapa tujuan investor.

Cara investasi saham pun akan berbeda-beda, salah satunya dalam memilih pasar saham. Anda bisa lebih dulu mengacu pada indeks saham, khususnya IHSG, standar pokok pergerakan saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. 

Selain itu, pastikan Anda menganalisis saham yang akan dibeli.  Terdapat dua jenis analisis yang perlu dilakukan, yaitu analisis fundamental (aspek finansial dan nilai ekuitas perusahaan) dan teknikal (data pasar, harga pasar, hingga volume). 

Manfaatkan Saham Blue-chip

Jika belum percaya diri dalam membaca indeks pasar saham, Anda bisa memanfaatkan saham blue-chip saat memilih. 

Saham blue-chip sendiri merupakan saham unggulan di bursa, yang biasanya diisi oleh perusahaan dengan kinerja terbaik. 

Karena performa bisnis yang tergolong optimal, memilih saham blue-chip tentu bisa memberikan Anda keuntungan. 

Namun, jangan heran saat harga saham tidak selalu naik karena itu menjadi bagian dari fluktuasi pasar. Walau begitu, kinerja keuangan pada saham blue-chip biasanya akan tetap terjaga. 

Segera Mulai Investasi Anda

Sebuah ilmu tentu tak akan berhenti berkembang, tanpa terkecuali bidang investasi saham. Jadi Anda tak perlu berlama-lama menghimpun teori, segeralah mulai investasi saat dirasa telah memahami esensinya secara garis besar.

Kini, investasi saham online pun semakin ditekuni banyak pihak. Oleh karena itu, tak ada salahnya untuk menaruh peruntungan dengan investasi saham. Namun, tetaplah terapkan segala ilmu dan aturan yang berlaku.Nah, semakin terdorong untuk memulai investasi saham Anda? Jika demikian, sebaiknya pahami dahulu 5 hal di atas agar dapat memperoleh tujuan Anda dalam berinvestasi. Selamat mencoba!