Apa Itu Saham & Berbagai Jenisnya

Saham bisa mempunyai arti sebagai bukti hak milik perusahaan yang kerap menjadikan investasi menggiurkan karena keuntungan yang besar.

Si pemilik stock bisa mengartikan sebagai pemilik perusahaan.

Pemilik stock yang banyak di perusahaan, ada kemungkinan punya kuasa yang besar terhadap perusahaan tersebut.

Ketika perusahaan butuh pendanaan, bisa saja menggunakanya untuk meningkatkan modal dengan cara menjualnya.

Ini alternatif yang cukup tepat dan terbaik untuk dilakukan perusahaan. Investasi saham  menarik bagi para investor karena bisa memberikan keuntungan yang menggiurkan.

Saham jadi daya tarik tersendiri sekarang ini, namun perlu belajar lebih dalam investasi ini. Selain keuntungan yang besar dan menggiurkan, kemudahan proses membeli hingga menjual juga bisa online.

Pada kenyataannya, banyak yang sukses dan tidak sedikit yang gagal karena kurang begitu paham akan prosesnya.

Setelah mengenal lebih jauh bagaimana stock hingga detail yang tersebut di atas, ada baiknya kita juga perlu tahu jenis-jenisnya.

Hal ini supaya kita bisa sedikit belajar agar bisa menjadi sedikit modal bagi kamu yang ingin berinvestasi. Adapun jenis dari stock jika lihat dari berbagai tiga macam segi seperti berikut ini:

Segi klaim saham tersebut

Jenis ini jika dipandang dari segi klaim, ada dua macam yaitu jenis biasa serta jenis preferen. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dan perlu kita ketahui sebelum menentukan pilihan.

Perbedaan tersebut mulai dari perbedaan karakteristik, keuntungan dan banyak lagi lainnya.

Saham jenis biasa, kamu bisa klaim pada seluruh penghasilan hingga aktiva milik perusahaan atas hak milik saham.

Namun kewajiban bagi mereka pemilik terbatas. Pertimbangan lain pada investasi ini adalah saat terjadi kerugian, kamu hanya menanggung besar kerugian sebesar investasimu.

Baca juga:  5 Tanda Anda Belum Matang Secara Finansial

Saham preferen bisa dibilang unik karena obligasi digabung yang biasa dan investor punya pendapatan yang tetap.

Jenis ini mudah sekali diminati para investor saat ini. Kemiripannya dengan obligasi ini yang membuat mereka tertarik,  hingga laba dan aktiva sebelumnya bisa kamu tagih dan kelebihan lainnya.

Segi pemeliharaannya

Jenis ini menurut jenis pemeliharaannya dibagi menjadi dua yaitu jenis saham atas unjuk dan atas nama. Saham atas unjuk nantinya tidak ditulis nama pemilik sehingga mudah untuk dipindah tangankan. Jika saham atas nama memang tertulis jelas siapa nama pemegang dan pemeliharaan melalui berbagai prosedur tertentu. 

Segi kinerja atas perdagangan 

Dari segi kinerja atas perdagangan, ada 5 jenis yaitu Blue Chip, Income, Growth, Speculative dan Counter Cyclical. Untuk Blue Chip Stocks sendiri merupakan perusahaan yang punya reputasi tertinggi dan pendapatan terbaik.

Income Stocks adalah saham dengan bayaran dividen tertinggi dari rata-rata.

Growth Stocks hampir mirip dengan Blue Chip walau bukan berasal dari perusahan yang paling tinggi.

Sementara Speculative Stocks adalah saham yang berpotensi hasilkan keuntungan besar di masa mendatang.

Untuk Counter Cyclical Stocks sendiri tidak terpengaruh ketika ada kondisi ekonomi yang bergejolak.

Definisi lebih lanjut mengenai saham hingga beberapa jenis saham yang perlu kita tahu sebagai gambaran.

Jika kita ingin berinvestasi, sebaiknya perlu berhati-hati karena selain keuntungan yang besar resiko juga besar.