Silakan tunggu 7 detik...

Tips Menjadi Dropship Baju Murah Tanpa Modal


Dropshipper saat ini menjadi salah bidang pekerjaan yang cukup menjanjikan, baik bagi pekerjaan utama ataupun sampingan. Dropshipper sendiri berperan sebagai semacam agen penjualan dari supplier kepada pembeli. Peran ini tidak membuatmu harus membeli dahulu pada supplier, namun kamu tinggal menawarkan apa yang dijual oleh supplier langsung pada pembeli. Kamu tinggal memasukan data orderan ke supplier, dan sisanya akan diurus oleh supliermu. Nah bagi kamu yang ingin menjadi dropship baju murah tanpa modal, menjadi dropshipper bisa jadi pertimbangan terbaik. Berikut ini tips sukses menjadi dropship baju murah:

 

Memilih Supplier Yang Kredibel

Salah satu kunci penjualan adalah suplier yang tepat. Ada banyak brand pakaian murah yang bisa kamu temukan baik secara langsung maupun melalui mesin pencarian. Namun tentu saja kamu harus memilih dan menyaring brand-brand yang terkenal. Perlu diingat bahwa pembagian hasil untukmu sebagai Pekerjaan online tanpa modal hanya berkisar 10-20% saja, oleh karena itu penting untuk meningkatkan jumlah penjualan agar semakin banyak pundi-pundi pemasukanmu. Untuk itu, memilih brand yang kredibel, terkenal, dan dapat menyuplai secara kontinyu adalah kewajiban.

 

Memahami Kerja Online Shop dan Media Sosial

Senjata utama bagi dropship baju murah tanpa modal adalah online shop, sehingga kamu wajib benar-benar memahami sistematika penjualan online shop agar produk yang kamu tawarkan dapat dilirik calon pembeli. Jika kamu masih penjual baru di online shop tersebut, tentu kamu wajib memulai promosi toko online-mu dari awal. Pahami pola-pola promosi di setiap online shop yang kamu pakai dan jangan ragu memanfaatkan sistem promo yang ditawarkan untuk mendongkrak promosi usahamu.

 

Pertimbangkan Pembagian Margin Keuntungan

Seperti yang disebut di atas, pemasukan sebagai dropshipper berkisar antara 10-20% dari harga jual. Tentu saja kamu harus menaikan harga tawar ke konsumen agar mendapat pendapatan lebih. Selain itu, kembali lagi kamu harus mempertimbangkan mana vendor supplier yang memberikan penawaran terbaik, belum tentu yang terbesar, namun lebih menguntungkan. Dalam hal ini, brand yang sudah terkenal tentu lebih banyak dilirik konsumen dibandingkan brand lokal yang masih baru.

 

Memetakan Segmentasi Pembeli dan Target Penjualan

 Ada berbagai jenis dan trend busana yang beredar di pasaran, mulai dari pakaian wanita, pria, anak, model feminin, glamor, minimalis, casual, maupun apparel segmentif seperti busana outdoor. Tentu saja akan sulit merangkul seluruh genre tersebut, sehingga kamu perlu memetakan segmentasi mana yang lebih mudah kamu jangkau. Dengan memahami barang yang kamu tawarkan, tentu kamu akan lebih mudah meyakinan calon-calon pembeli untuk mengambil barang tersebut. Jangan lupa untuk menentukan target penjualan, agar kamu memiliki visi untuk terus meningkatkan pendapatan dan menciptakan  tren bagi dropship baju murah tanpa modal

Ups! Tolong matikan adblock kalian.

Jika kalian menggunakan UC Browser, harap ganti browser kalian seperti menggunakan Google Chrome atau Mozilla Firefox.