finansial

5 Tanda Anda Belum Matang Secara Finansial

Menjadi orang dewasa merupakan siklus yang akan dialami setiap manusia. Setiap orang dewasa pasti bekerja dan memiliki penghasilan. Namun tidak semua orang dewasa yang sudah bekerja memiliki kematangan dalam hal finansial.

Terdapat kebiasaan yang dapat mencerminkan seseorang tidak dapat mengelola keuangannya dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari perilaku yang dilakukan sehari-hari. Beberapa perilaku tersebut biasa dilakukan tanpa disadari yang akan berakibat fatal kedepannya.  

Daftar Tanda yang Menunjukkan Anda Belum Siap Secara Finansial

1.     Melakukan Pembelian Secara Spontan

Tanda Anda belum matang secara finansial, yang pertama, adalah kerap kali melakukan pembelian barang secara mendadak tanpa memikirkan manfaat kedepannya.

Perilaku seperti ini disebut impulse buying. Impulse buying ini disebabkan karena alasan emosional dan keinginan kuat untuk memiliki suatu produk, biasanya disebabkan karena brand yang disukai.

Perilaku impulse buying juga memiliki arti bahwa Anda mudah dipengaruhi oleh berbagai macam trik pemasaran, hingga Anda tidak dapat mengendalikan diri.

Perilaku impulse buying sangat mencerminkan bahwa Anda belum matang dalam hal finansial. Alasannya karena Anda tidak dapat menahan diri untuk membeli suatu produk yang bahkan belum tentu bermanfaat kedepannya.

2.     Menggunakan Kartu Kredit Secara Berlebihan

Memang fasilitas kartu kredit memudahkan Anda dalam melakukan pembelian barang. Namun siapa sangka, kartu kredit juga dapat menjadi ancaman bagi masalah keuangan Anda. Penggunaan kartu kredit yang berlebihan dapat mencerminkan sifat Anda yang konsumtif.

Alasannya karena Anda tidak dapat memanajemen antara kebutuhan serta keuangan yang Anda miliki, dan dengan mudahnya mengandalkan pembayarannya melalui kartu kredit. Perilaku seperti ini membuat Anda tidak berpikir panjang sebelum memutuskan untuk membeli suatu barang.

Orang yang telah dewasa dalam hal finansial akan mampu memilah antara kebutuhan dan keuangan yang dimiliki, serta berpikir matang-matang mengenai manfaat pembelian suatu barang.

3.     Tidak Menabung dan Berinvestasi

Seseorang yang tidak mampu mengelola keuangannya dengan baik, tentu akan kesulitan menyisihkan sebagian pendapatannya untuk ditabung. Padahal, Anda perlu memiliki tabungan uang jika sewaktu-waktu Anda mendapat masalah seperti PHK serta kondisi darurat lainnya.

Manfaat memiliki investasi atau tabungan yaitu Anda dapat mempersiapkan kebutuhan di masa mendatang dengan lebih baik. Seseorang yang telah matang dalam segi keuangannya mampu mengorganisir kebutuhan saat ini dan masa depannya.

Cara agar Anda dapat menyisihkan sebagian pendapatan untuk ditabung adalah dengan membuat sebuah list kebutuhan dan pengeluaran. Tujuan dari membuat list tersebut Anda akan mengetahui berbagai kebutuhan beserta pengeluarannya yang harus diprioritaskan.

4.     Selalu Membayar Biaya Keterlambatan

Membayar biaya keterlambatan atau denda sering terjadi jika Anda tidak mampu mengelola keuangan dengan baik. Seringkali uang yang harusnya diprioritaskan malah digunakan untuk belanja barang yang seharusnya tidak perlu dibeli.

Hal tersebut dapat terjadi karena Anda tidak mengetahui mana yang menjadi prioritas dan yang bukan. Untuk menghindari membayar denda mulai sekarang buatlah sebuah list mengenai kebutuhan beserta pengeluarannya yang perlu diprioritaskan, agar kedepannya Anda dapat menyisihkannya.

5.     Selalu Meminjam Uang Keluarga dan Teman

Sering meminjam uang keluarga dan teman merupakan tanda Anda tidak mampu mengelola keuangan dengan benar. Mulai saat ini Anda harus menghilangkan kebiasaan tersebut agar tidak dijauhi oleh orang-orang akibat dari tindakan yang Anda lakukan.

Ketidakmampuan mengelola keuangan memang seringkali terjadi. Namun, tidak ada kata terlambat untuk merubah perilaku tersebut. Mulai saat ini mulailah melakukan hal sederhana seperti membuat list kebutuhan yang harus diprioritaskan, agar kedepannya Anda dapat mengelola keuangan dengan baik.